DENPASAR – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Bali berkomitmen penuh menjadi garda terdepan dalam menyukseskan visi transformasi ekonomi yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali. Di bawah koordinasi Bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK), Dekopinwil Bali mulai mempercepat digitalisasi koperasi sebagai langkah konkret menyongsong era Ekonomi Kerthi Bali.
Ketua Bidang TIK Dekopinwil Bali, I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, menegaskan bahwa koperasi harus melakukan lompatan besar dalam tata kelola organisasi. Menurutnya, kesuksesan Ekonomi Kerthi Bali sangat bergantung pada seberapa jauh lembaga ekonomi kerakyatan seperti koperasi mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
“Kita berada di titik krusial. Ekonomi Kerthi Bali bukan sekadar konsep, melainkan aksi nyata untuk membangun ekonomi Bali yang mandiri, hijau, dan berdaya saing. Peran kami di Bidang TIK adalah memastikan koperasi memiliki ‘senjata’ digital yang memadai agar tidak hanya menjadi penonton dalam ekosistem ekonomi baru ini,” ujar I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana dalam keterangannya di Denpasar, Selasa (27/1).
Sinergi dengan Nilai Lokal Ia menjelaskan bahwa transformasi digital yang diusung tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal. Koperasi digital diharapkan mampu memutus rantai birokrasi yang panjang dan memberikan transparansi penuh kepada seluruh anggota. Hal ini sejalan dengan prinsip Sat Kerthi Loka Bali yang mengutamakan keseimbangan dan kesejahteraan bersama.
Dalam roadmap yang disusunnya, Bidang TIK Dekopinwil Bali akan fokus pada tiga aspek utama:
-
Digitalisasi Manajemen: Mendorong koperasi meninggalkan pola manual menuju sistem pelaporan berbasis data yang akurat.
-
Penguatan Sektor Riil: Memanfaatkan teknologi untuk membantu koperasi masuk ke sektor produktif seperti pertanian organik dan industri kreatif, sesuai pilar Ekonomi Kerthi Bali.
-
Edukasi Berkelanjutan: Membangun platform pembelajaran digital untuk meningkatkan kualitas SDM koperasi di tingkat akar rumput.
Wadah Perjuangan ESA Sebagai wadah tunggal gerakan koperasi, Dekopinwil Bali terus menjalankan fungsi dasarnya yakni Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi (ESA). I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana menambahkan bahwa melalui penguatan TIK, fungsi advokasi terhadap kepentingan koperasi akan lebih responsif dan tepat sasaran.
“Digitalisasi adalah cara kita merawat semangat gotong royong agar tetap relevan bagi generasi muda Bali. Kami ingin koperasi menjadi pilihan utama bagi milenial dan Gen Z untuk berwirausaha, sekaligus menjadi instrumen utama dalam pemerataan ekonomi di seluruh pelosok Bali,” tambahnya.
Melalui rilis resmi ini, Dekopinwil Bali mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk bersatu dalam semangat kolaborasi demi mewujudkan Bali yang berdikari secara ekonomi melalui gerakan koperasi yang modern dan bermartabat.
NARASUMBER: I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana Ketua Bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) Dekopinwil Bali
