Bali Solid Muswil Dekopinwil Provinsi Bali Berlangsung Sukses

DENPASAR – I Nyoman Suwirta resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali masa bakti 2025–2030. Penetapan ini dilakukan secara mufakat dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Bali yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (13/12/2025).

Acara ini menjadi sangat strategis karena dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dekopin Pusat, Bambang Haryadi, serta dibuka oleh Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah. Hadir pula jajaran Kementerian Koperasi serta perwakilan Dekopin Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali.

Pemilihan I Nyoman Suwirta, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, didasari oleh dedikasi panjangnya. Selama lebih dari 27 tahun, Suwirta telah berkecimpung di dunia perkoperasian sebagai penggerak dan pembina yang telah diakui di tingkat nasional.

“Koperasi harus kembali menjadi soko guru perekonomian daerah. Ke depan, kita butuh gerakan yang lebih agresif dan terstruktur untuk menghadapi dinamika ekonomi global,” ujar Suwirta usai terpilih.

Kehadiran Ketua Umum Dekopin Pusat, Bambang Haryadi, dalam Muswil ini mempertegas dukungan pusat terhadap transformasi koperasi di Bali. Dalam visi kepemimpinannya, Suwirta berkomitmen membawa Dekopinwil Bali menjadi organisasi yang lebih progresif melalui tiga fokus utama:

  1. Penguatan Kelembagaan: Memperkokoh tata kelola koperasi di seluruh Bali.

  2. Modernisasi & Digitalisasi: Mendorong koperasi agar adaptif terhadap perkembangan teknologi.

  3. Kualitas SDM: Meningkatkan profesionalisme pengelola koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.

“Koperasi harus hadir sebagai solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Kami akan memperkuat sinergi antara pemerintah, Dekopin Pusat, dan daerah untuk menciptakan ekosistem koperasi yang sehat dan berdaya saing,” tegas mantan Bupati Klungkung tersebut.

Muswil Dekopinwil Bali 2025 menjadi titik awal kebangkitan koperasi di Pulau Dewata. Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan koperasi tidak hanya menjadi entitas ekonomi, tetapi juga kekuatan sosial yang menumbuhkan kemandirian masyarakat Bali di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *