DENPASAR – Koperasi Jasa Multi Pihak Bali Bangkit Sejahtera (KMP BBS) secara resmi membuka pintu kolaborasi bagi seluruh pelaku UMKM di Bali dari berbagai sektor tanpa terkecuali. Langkah ini diambil untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh, mandiri, dan berbasis digital melalui semangat gotong royong modern.
Eksistensi KMP BBS telah diperkuat dengan legalitas resmi melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0004266.AH.01.29.TAHUN 2024. Selain itu, koperasi ini didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 25 tertanggal 08 November 2024, yang dibuat di hadapan Notaris Komang Linda Harmayanti, S.H., M.Kn.
Ketua KMP BBS, Ir. I Ketut Sugihantara, M.SA, menegaskan bahwa keberagaman sektor usaha adalah kekuatan utama koperasi ini. “Kami mendesain KMP BBS sebagai wadah inklusif. Apapun jenis usahanya, baik itu produk maupun jasa, semua memiliki ruang untuk tumbuh, mendapatkan pendampingan IT, dan akses pasar yang lebih luas di sini,” ungkapnya.
KMP BBS mengajak para pelaku usaha dari berbagai bidang untuk bergabung, yang meliputi namun tidak terbatas pada sektor-sektor berikut:
-
Sektor Kuliner & Pangan: Warung makan, catering, produsen camilan, hingga pengolahan hasil pertanian.
-
Sektor Industri Kreatif & Kerajinan: Pengrajin perak, tenun/endek, ukiran, hingga kriya kontemporer.
-
Sektor Jasa & Profesional: Konsultan, fotografer, videografer, layanan kebersihan, hingga bengkel dan transportasi.
-
Sektor Pariwisata & Hospitality: Pengelola desa wisata, homestay, pemandu wisata, hingga atraksi wisata lokal.
-
Sektor Fashion & Lifestyle: Desainer lokal, penjahit, hingga brand clothing asli Bali.
-
Sektor Teknologi & Digital: Startup lokal, pembuat konten (content creator), hingga penyedia layanan IT.
-
Sektor Kesehatan & Kecantikan: Spa, produsen herbal/loloh, hingga klinik kecantikan lokal.
“Dengan bergabung di KMP BBS, pelaku UMKM tidak lagi berjalan sendiri. Kita satukan kekuatan manajemen, teknologi pemasaran, dan permodalan agar produk lokal Bali mampu bersaing di level nasional hingga internasional,” tambah tim pengurus.
Penulis: I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana (Agung Gempa) adalah praktisi IT dan mentor digital sejak 1996 yang berfokus pada pembangunan potensi Bali. Beliau memiliki rekam jejak luas dalam implementasi e-government, ekonomi kreatif, serta telah mendampingi ribuan UMKM dalam digitalisasi pemasaran dan manajemen usaha. Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur PT SIMAS dan Ketua Bidang TIK DEKOPINWIL Bali periode 2025-2030. Profil: https://nangunsatkerthilokabali.com/profile/
